The Slaughter by Petualang Cerita
Finally, Gue baca buku yang genrenya engga pernah terbayangkan akan gue baca, yaitu Thriller, "The Slaughter by Petualang Cerita". Wahhh selasai loh gue bacanya walaupun rada gimanaa gitu soalnya kan ya gitu yahh pokoknya gitu. In real life aja gue sebisa mungkin untuk engga mau dengar tentang masalah kekerasan gitu karena bisa sampe merindinggg dan gak tega, siapa juga ya tega sihh. Namun, akhirnya buku ini menantang gue buat baca sampai selesai, and yeah finished. HoREYY lega!!!
Okey dari cover nya gue suka karena sangat mempresentasikan isi cerita di dalamnya mysterious and it’s cool. Mikhaila atara seorang cewek yang berusaha untuk bisa hidup bahagia dan terlepas dari memori tentang pembataian keluarganya. Namun, untuk terus hidup banyak orang terdekatnya yang harus meregang nyawa. Setiap chapternya bikin gue ingin baca terus menerus untuk tau gimana caranya Mikhaila bisa survive dalam kondisi seperti itu. Jujur buku ini bisa bikin emosional gue terbawa oleh alur ceritanya. Bahasa novelnya lumayan bisa gue pahamin karena ya gue belum sampai level baca buku yang berat-berat gitu jadi ya agak susah, but I will try. Althought, This is Kinah’s first book, tapi jujur berat banget woi ceritanya. Ini buku berat titik. Keren kin imajinasi lu bisa sampe situ.
Jujur dari semua karakter yang ada, karakter yang gue suka ialah Ocklana. She looks too tough. She can control her emotions. She is nor reckless, but full of plan.
Bagian ending nya masih bisa gue ngertiin walaupun gue tu mau endingnya ya gak gitu karena biar terngiang-ngiang aja gitu maksudnya bisa lebih sadis gitu, tapi kalo endingnya seperti yang di buku Alhamdulillah bikin gue lega. Lah gue, yang nulis siapa yang maunya gini gitu siapa (forget it). Buat karakter-karakternya banyak yang bikin speechless, pasti susah banget bikin karakter yang berbeda-beda dengan behavior yang berbeda pula di setiap tokohnya. Keren lu.
The meaning of this book teach me to survive for everything what going on. Yeah we know everything is temporary right ?. we will not always get a sadness and we will not always get a happiness. Keep turning, sometimes we go up and down .That’s life.
Sedikit hal yang ingin gue sampaikan. In ur book I see us kin, full of fear, anxienty, feel guilty, overthinking, dunno how to say, just wanna have a peace. Yeah just it. But, U know I’m very gratefull to meet u, to have a friend like u. Gue sangat sangat sangat berterimakasih untuk selalu melibatkan Allah Swt dalam setiap percakapan kita. Jujur, setiap habis membicarakan suatu hal then selalu menyambungkannya dengan Allah, rasanya tu bener-bener kayak wahh.
“Allah sayang banget ya sama kita, sampe kita dikasih ujian kayak gini biar kita selalu dekat dengan Allah”. Itulah kata-kata yang ada di percakapan kita. Then cried together. Wohoo BTW, can’t wait for ur next book kinah. XOXO !!!
Ps : Jangan lupa pesan ibu, pakai maskermu, jaga jarak, cuci tangan atau pakai handsinitizer, dan keluar rumah jika perlu, kalau pun ada urusan selesaikan segera.